OSI : bukan ASI

Maret 21, 2008

maaf judulnya tidak bermaksud offensive….
jelaskan dalam diagram OSI layer, apa yang terjadi?
hmm oke..
OSI layer terdiri dari 7 lapisan….
lapisan ke:
7:application = HTTP (Browser menerima input user dan merequest alamat www.google.com ke internet provider)
6:presentation = Defining data format (browser menerima data dari internet provider dan mengenali data tersebut sebagai HTML)
5:session = (pada saat membuka www.google.com kita membuat suatu sesi dengan server google… sesi ini ditutup ketika kita meninggalkan www.google.com)
4:transport = TCP (protokol yang digunakan untuk transfer data pada saat membuka www.google.com)
3:network = IP (layer ini mendefinisikan logical address, alamat IP milik kita, dan alamat IP www.google.com, bertanggung jawa dalam pengiriman paket data)
2:data link = (bagaimana data yang dikomunikasikan terhubung, misal lewat jaringan ethernet, atau WLAN/WAN)
1:physical = 802.X (diasumsikan kita terhubung dengan google melalui jaringan wireless 802.11)
welll nggak gampang nge-definisiin osi layer…
uraian diatas juga nampak kurang jelas….
hehehehe


freeBSD : instalasi

Maret 21, 2008

hmmm
untuk tugas cakru minggu ini
saya harus nulis langkah-langkah instalasi freeBSD
lengkap sama snapshot nya…
dapet saran… install di vmware aja… safe buat harddisk katanya
well… karena sebelumnya pernah nginstall di vmware… saya
merasa tertantang untuk install langsung di notebook saya…
dan dengan berat hati.. akhirnya hardy heron alpha 5 pun saya format habis…
(mengenai rilis heron akan saya bahas kemudian hari..)
ok.. menurut pengalaman… freeBSD cuma butuh 1 partisi fisik di harddisk
hmm, jadi bisa langsung pake partisi hardy yang 7 giga itu.
setelah menyempatkan download freeBSD 7 dari ftp.itb.ac.id
malam-nya (sabtu, 15 Maret), saya coba install freeBSD.
masukin cd-nya…. boot…..
oke muncul pemilihan regional….
hmmmm nggak terlalu penting sih… pilih Indonesia,
atau USA nggak terlalu berpengaruh.. ke sistem
oke… dah gitu muncul menu utama sysinstall.
sysinstall-exit.png
buat yang belum tau… sysinstall itu program installer bawaan freeBSD
tampilannya tipe-tipe ncurses gitu sih….
nah, terus saya pilih opsi standard.
menu selanjutnya adalah fdisk versi BSD,
disini kita akan mengubah partisi hardy milik saya menjadi partisi BSD.
tekan tombol D pada keyboard (delete slice), tekan c (create slice),
disini akan muncul dialog yang menanyakan ukuan slice (partisi) yang kita ingin alokasikan
default satuannya adalah sector, kita bisa meng-override satuan ini dengan menambahkan satuan
yang kita inginkan di belakang angka yang kita masukkan, contoh:
misal 1024M (1 GB), atau 7168M (7 GB).
untuk keluar dari menu fdisk tekan Q,
selanjutnya kita diminta menentukan bootloader yang akan digunakan..
pilih BootMgr,
setelah itu muncul label editor.
partisifreebsd.jpg
disini kita akan membagi slice BSD menjadi beberapa bagian.

/ (root)
swap
/var
/tmp
/usr

adalah beberapa label yang baku digunakan.
untuk partisi / (root) maksimal ukuran yang diperbolehkan adalah 512Mb
swap disarankan berukuran 2x kapasitas RAM
yang umumnya berukuran paling besar adalah /usr
karena di situ kita akan menaruh aplikasi, yang kita install..
umumnya kita cukup menekan tombol A keyboard, dan label partisi akan otomatis
langsung ter-assign.
seperti biasa tekan Q untuk keluar,
setelah ini, kita diminta memilih sumber instalasi,
pilih CD/DVD,
select-source.jpg
setelah itu kita diminta memilih distribusi yang akan di-install.
untuk sementara saya pilih minimal, tanpa meng-install ports.
sysinstall kemudian akan meng-copykan base system BSD ke dalam komputer.
setelah itu
sysinstall akan meminta kita men-setting konfigurasi jaringan,
servis FTP, SSH, dan sebagainya…
karena kita memilih distribusi minimal sebelumnya..
sysinstall tidak akan meminta kita memilih package untuk di-install.
lalu sysinstall juga akan meminta kita memasukkan password untuk root.
dan setelah itu proses instalasi selesai dan komputer dapat direset.